KORAMIL 01 PBU | Kepedulian dan kecepatan respon seorang Babinsa kembali terlihat dalam pelaksanaan tugas pembinaan wilayah. Babinsa Kelurahan Rimbo Kaluang Koramil 01/Padang Barat – Padang Utara, Sertu Marjohan, sigap membantu penanganan kecelakaan ringan yang terjadi di wilayah binaannya pada Sabtu, 8 Maret 2026.
Peristiwa tersebut terjadi saat Sertu Marjohan melaksanakan kegiatan monitoring wilayah di Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Dalam kegiatan patroli wilayah itu, Babinsa mendapati adanya insiden kecelakaan ringan antara seorang siswa sekolah dengan seorang ibu yang mengendarai mobil.
Kecelakaan tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar. Dari hasil pemantauan di lokasi kejadian, diketahui bahwa siswa tersebut mengalami kaki terkilir akibat insiden tersebut, namun tidak ditemukan luka serius lainnya yang membahayakan.
Melihat kondisi tersebut, Sertu Marjohan langsung turun tangan memastikan situasi tetap kondusif serta membantu menenangkan kedua belah pihak agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat memperkeruh keadaan.
Babinsa kemudian melakukan pendekatan persuasif dengan menanyakan kronologi kejadian kepada para saksi di sekitar lokasi serta kepada kedua pihak yang terlibat. Langkah ini dilakukan guna mengetahui secara jelas titik permasalahan yang terjadi.
Setelah memastikan kondisi korban tidak mengalami luka serius, Sertu Marjohan memberikan arahan kepada pihak keluarga siswa agar segera membawa anak tersebut untuk mendapatkan penanganan awal, seperti pengobatan tradisional atau urut, guna mengatasi kaki yang terkilir.
Langkah cepat tersebut mendapat respon positif dari warga sekitar yang melihat langsung kepedulian Babinsa dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah, sekaligus menjaga situasi tetap aman dan terkendali.
Tidak hanya itu, Sertu Marjohan juga memberikan saran kepada kedua belah pihak agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan melalui jalur kekeluargaan. Ia menilai pendekatan musyawarah merupakan langkah terbaik agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Dengan komunikasi yang baik dan suasana yang kondusif, kedua pihak akhirnya sepakat untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara damai dan saling memahami kondisi yang terjadi di lapangan.
Kehadiran Babinsa dalam situasi seperti ini menunjukkan bahwa aparat kewilayahan tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penengah yang membantu masyarakat menyelesaikan persoalan secara bijaksana.
Pelaksana Harian Danramil 01/PBU Kapten Arm Junardy menyampaikan bahwa peran Babinsa di tengah masyarakat memang harus selalu hadir dalam berbagai situasi, termasuk ketika terjadi persoalan sosial di wilayah binaan.
“Babinsa adalah ujung tombak satuan di lapangan. Kehadirannya harus mampu memberikan rasa aman, membantu masyarakat, serta menjadi penengah yang bijak dalam setiap persoalan di wilayah,” ujar Kapten Arm Junardy.
Ia menambahkan bahwa pendekatan kekeluargaan dan komunikasi yang baik merupakan kunci penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat di lingkungan tempat tinggal.
Dengan adanya peran aktif Babinsa dalam kegiatan monitoring wilayah, diharapkan setiap potensi permasalahan dapat segera ditangani secara cepat, tepat dan humanis sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Kegiatan seperti ini juga menjadi bukti nyata bahwa TNI melalui Babinsa selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan formal, tetapi juga dalam membantu setiap persoalan yang dihadapi warga di wilayah binaan.
Catatan Redaksi: Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang menekankan pendekatan humanis, komunikasi sosial serta penyelesaian masalah melalui musyawarah demi menjaga keharmonisan lingkungan.
Wyndoee