KORAMIL 01 PBU | Di tengah suasana khusyuk bulan suci Ramadan, Babinsa Kelurahan Ulak Karang Utara Koramil 01 Padang Barat–Utara (PBU) Serka Jamarin tetap menunjukkan dedikasinya sebagai aparat kewilayahan dengan melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama mitra karib di wilayah binaannya.
Bagi Serka Jamarin, bulan puasa bukan menjadi alasan untuk mengurangi aktivitas pembinaan teritorial. Justru di momen penuh berkah ini, ia memanfaatkan suasana yang lebih tenang dan penuh nilai spiritual untuk mempererat silaturahmi dengan tokoh masyarakat, pemuda, dan unsur mitra karib lainnya.
Dengan mengenakan seragam dinasnya, Serka Jamarin menyambangi sejumlah titik di Ulak Karang Utara. Ia berdialog santai namun penuh makna, membahas situasi keamanan lingkungan, aktivitas warga selama Ramadan, hingga potensi gangguan ketertiban yang perlu diantisipasi bersama.
Menurutnya, komsos di bulan Ramadan memiliki nuansa berbeda. “Bulan puasa ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat hubungan emosional antara Babinsa dan masyarakat. Kita bisa berdiskusi dengan suasana yang lebih sejuk dan penuh kekeluargaan,” ungkapnya di sela kegiatan.
Dalam pertemuan tersebut, Serka Jamarin juga mengingatkan pentingnya menjaga toleransi, ketertiban, serta keamanan lingkungan, terutama saat pelaksanaan salat tarawih dan kegiatan sahur. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana Ramadan yang aman dan kondusif.
Para mitra karib menyambut baik kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka. Mereka menilai keaktifan Serka Jamarin menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir dan peduli terhadap kondisi sosial masyarakat, tanpa mengenal waktu dan situasi.
Tidak hanya membahas keamanan, komsos tersebut juga menjadi ajang mendengar langsung aspirasi warga. Mulai dari persoalan kebersihan lingkungan, aktivitas remaja di malam hari, hingga rencana kegiatan sosial berbagi takjil yang akan digelar bersama.
Serka Jamarin menegaskan bahwa tugas Babinsa bukan hanya soal pertahanan, tetapi juga menyangkut pembinaan dan pendampingan sosial. “Kami ingin memastikan bahwa warga merasa diperhatikan dan didampingi, terlebih di bulan yang penuh rahmat ini,” katanya.
Kegiatan komsos ini sekaligus memperkuat deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Dengan komunikasi yang intens, setiap informasi dari masyarakat dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
Plh Danramil Koramil 01 PBU Kapten Arm Junardy memberikan apresiasi atas konsistensi para Babinsa yang tetap aktif di bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan implementasi nyata tugas pembinaan teritorial.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun, termasuk di bulan puasa. Justru di momen seperti ini, kedekatan emosional bisa semakin kuat. Itulah wujud pengabdian TNI kepada rakyat,” tegas Kapten Arm Junardy.
Ia juga menambahkan bahwa komsos merupakan ujung tombak dalam menjaga stabilitas wilayah. Dengan hubungan yang harmonis antara Babinsa dan warga, setiap persoalan dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan.
Bulan Ramadan, lanjutnya, menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. TNI melalui Babinsa akan terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan religius.
Di Ulak Karang Utara, kehadiran Serka Jamarin bukan sekadar menjalankan rutinitas, tetapi menjadi simbol kedekatan TNI dengan rakyat. Dari warung kecil hingga pos ronda, ia memastikan komunikasi tetap terjalin tanpa sekat.
Semangat pengabdian inilah yang membuat komsos di bulan Ramadan terasa lebih bermakna. Tidak hanya menjaga wilayah tetap kondusif, tetapi juga mempererat persaudaraan antara aparat dan masyarakat.
Dengan langkah yang konsisten dan pendekatan humanis, Serka Jamarin membuktikan bahwa pengabdian tidak mengenal musim. Bahkan di tengah ibadah puasa, tanggung jawab sebagai Babinsa tetap dijalankan dengan penuh keikhlasan.
Catatan Redaksi:
TNI UNTUK RAKYAT bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata bahwa setiap prajurit hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan mitra dalam menjaga keamanan serta memperkuat persatuan. Melalui pendekatan humanis, komunikasi aktif, dan kepedulian sosial, TNI terus membangun kepercayaan rakyat demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan harmonis.
Wyndoee
